Kajian Kitab Hadits Taysirul ‘Allaam

3 mins read

Gambar

Menjelang dan selama 10 hari pertama bulan Ramadhan, akan ada kajian sederhana yang membahas kitab hadits “Taysirul ’Allaam –Syarah ‘Umdatul Ahkam”. Disusun oleh asy Syaikh al ‘Allaamah ‘Abdullah bin Abdur Rahman bin Shalih Ali Bassaam, kitab ini berupaya mengumpulkan hadits-hadits dari dua kitab hadits utama, yaitu Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, yang disusun ulang untuk tujuan pembahasan kaifiyat ibadah. Mirip dengan berbagai kitab fiqih lainnya, pembahasan dimulai dari bab thaharah (bersuci), shalat, jenazah, hingga jihad.

Berbeda dengan kitab fiqih lain, seperti telah diungkapkan di awal, pembahasan permasalahan kaifiyat ibadah dalam kitab ini disandarkan hanya kepada hadits-hadits dari periwayatan Imam Bukhari dan Imam Muslim. Hadits-hadits pendukung dari periwayatan lainnya dijelaskan secukupnya di dalam pembahasan. Menariknya, meski membahas dari dua sumber kitab hadits utama, kitab ini tetap mengeksplorasi “hal-hal yang disepakati” dari isi dan makna hadits dan “hal-hal yang berbeda pendapat” di dalamnya dari berbagai pandangan ulama dan mazhab. Di akhir pembahasan satu hadits, penulis menutup dengan beberapa poin kesimpulan.

Pemilihan pembahasan kitab ini, salah satunya didasari oleh kemudahan dalam pengkajian, jelasnya dalil utama, dan himpunan pendapat para ulama mazhab. Meski membahas kaidah-kaidah ibadah, kitab ini tidak mengkhususkan diri untuk membahas fiqh dari pandangan satu mazhab saja. Ini yang membuat pembaca dan pengkaji mampu memahami perbedaan yang ada dengan mengetahui pula dasar-dasar perbedaannya.

Waktu

Kajian kitab hadits “Taysirul ‘Allaam” insya Allah akan dilaksanakan pada setiap hari pada 7-18 Juli 2013, pukul 18.30 CET (22.30 WIB), sesudah pelaksanaan shalat ashar waktu Belanda. Bagi yang berminat untuk mengikutinya, dapat memilih salah satu cara di bawah ini.

  1. Datang ke hunian sementara pengkaji, ISR – Schiekade 10B 3032 AJ Rotterdam. Lebih baik bila datang dan shalat ashar berjamaah.
  2. Mengikuti via YouTube Live di channel “Ahmad Fuady”. Karena akan banyak keluar item lain bila Anda memasukkan keywords ‘Ahmad Fuady’ di mesin pencarian YouTube, Anda dapat mencarinya dengan memasukkan kata kuci “Taysirul ‘Allaam”. Setelah menemukannya, baru klik channel “Ahmad Fuady” untuk melihat tayangan kajian Live.
  3. Bila Anda ingin berpartisipasi langsung secara aktif, silakan gabung di Google+ dengan mengirimkan alamat Gmail Anda di kolom komentar. Anda akan diundang masuk ke dalam forum kajian. Ingat, hanya akun Gmail yang dapat ikut serta dengan terlebih dahulu meng-install Pulg-in yang dibutuhkan.

Download kitab

Bagi yang ingin mendownload kitab tersebut, silakan mengikuti link dari perpustakaan digital Al Waqfiya ini: http://www.waqfeya.com/book.php?bid=5945 Gratis. Cukup meng-klik link “Al Kitab” berwarna biru pada poin paling bawah. Saat ini sebenarnya telah tersedia terjemahan kitab ini dalam bahasa Indonesia, namun berbentuk hardcopy dan tidak tersedia dalam bentuk softcopy.

Semoga niat untuk menuntut ilmu dan saling berbagi menambahkan kecintaan kita kepada Allah dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, selain pula memperbaiki tata cara ibadah yang mungkin masih kurang selama ini. Lebih dari itu, dengan mengkaji hadits-hadits Rasulullah dan meneladani perilaku beliau, kita sama-sama berharap semoga kita mendapatkan syafaat dari beliau pada hari akhirat kelak.

Ahmad Fuady

Bermula dari sebuah blog kecil bernama farranasir.multiply.com yang kini telah almarhum, situs ini kemudian menjadi ladang menabur apa saja yang berkecamuk di dalam kepala saya. Itu saja.

Jejak saya yang lain dapat saja Anda temukan di mana saja, baik atas nama saya atau sudah diaku-aku oleh orang lain di halaman mereka. Tidak apalah. Yang otentik itu bukankah hanya Tuhan?

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Latest from Blog

Kelas Standar JKN Setengah Hati

Kita menghadapi masyarakat yang tersegregasi. Sebagian—juga karena keterpaksaan—dapat menerima jika mereka harus antre berjam-jam sejak subuh

Populisme Vaksin

Vaksin Nusantara terus melenggang meski diterpa banyak penolakan. Bahkan, Terawan Agus Putranto dengan sangat demonstratif memeragakan