aafuady.com

Negeri Sukun : Kelakar Sang Kiai untuk Negeri

“Orang-orang harus mengerti bahwa Negeri Sukun merupakan negeri yang unik. Negeri Sukun adalah negeri dengan ribuan sukun. Bila tidak sukun pun, rupanya adalah dhammatain. Sehingga setiap kali disebut, yang terdengar di akhir nama penduduknya adalah –un. Semua rata, tidak ada yang tidak sama. Kiai Badrun, Jarun, Muslimun, Hindun, Manun, Lailatun, Qomariyatun, Makmun. Semua –un. Tidak ada, atau lebih tepatnya, tidak boleh ada nama selain memakai akhiran –un. Ini adalah amar dari leluhur, katanya. Tidak boleh dilanggar meski tidak pernah jelas siapa yang memulai adat ini. Bahkan, Kiai Badrun sekalipun tidak pernah tahu sebenar-benar asal muasal warisan adat ini.

Semua nama penduduk di negeri ini juga hanya satu kata. Entah siapa pula yang membuat peraturannya. Namun, tradisi adalah jalan yang harus selalu dihormati. Mencederainya hanya akan menambah masalah negeri, kata para tetua.

Orang-orang pun percaya bahwa nama Negeri Sukun diambil karena nenek moyangnya selalu ingin hidup tenang dan rukun. Sakinah, intinya. Karena memang dua kata itu, sukun dan sakinah, punya akar makna yang sama. Maka, segala pertikaian, selisih pendapat, atau apapun harus di-sukun-kan, dihentikan. Berhenti pada satu titik, kadang berpanjangan dan konstan. Harakat-nya teratur, tidak sembarang bunyi atau mengetuk.”

 

Paperback, 238 pages
Published : March 2009 by Penerbit Republika
Original Title : Negeri Sukun
ISBN: 139789791102490
Edition Language: Indonesian
Saat ini sudah tidak lagi dicetak dan hanya tersedia di toko buku online.

Like this article?

Share on facebook
Share on Facebook
Share on twitter
Share on Twitter
Share on linkedin
Share on Linkdin
Share on pinterest
Share on Pinterest

Leave a comment

Pandemi Multirupa
28 Maret 2021
PANDEMI dan COVID-19 sudah melekat di benak manusia seluruh dunia, lengkap dengan suka-dukanya, buka-tutup...
Asalkan Allah Tidak Murka - Refleksi Kisah Rasulullah
28 Maret 2021
Terpisah empat belas abad dari Rasulullah tidak membuat kita berjarak dengan kerinduan kepadanya. Serpihan-serpihan...
Tuberculosis-related Catastrophic Cost Since the Implementation of Universal Health Coverage in Indonesia
28 Maret 2021
Accessing TB-related services is often costly, and can be catastrophic for TB-affected households. In...
Arsitektur Jaminan Kesehatan Indonesia
28 Maret 2021
Reformasi sistem kesehatan Indonesia telah berlangsung panjang dan bermetamorfosis dari waktu ke waktu...
Yang Cantik Yang (Tidak) Bahagia
28 Maret 2021
“Kau bertanya balik, “Mengapa mata yang tak pernah bersua bisa saling jatuh cinta?” Ah, Dik. Ada Zat...