aafuady.com

Maid: Di Mana Perempuan Berlindung?

    Sepasang anak muda bertemu di kafe. Yang satu duduk di depan mikrofon sambil membaca cerita yang dikarangnya sendiri. Alex (diperankan Margaret Qualley), gadis itu, memang punya talenta menulis. Tetapi, dunia mana—apalagi di dalam kafe—yang hirau pada tulisan berkelas hari ini? Ia tidak menemukan pendengar yang baik malam itu, kecuali seorang lelaki dengan tampang… Lanjutkan membaca Maid: Di Mana Perempuan Berlindung?

Diterbitkan
Dikategorikan dalam Leisure

Tuhan Maha Bercanda

Tapi, saya lantas memilih tertawa geli sendirian. Saya hanya menduga mungkin Tuhan sedang tersenyum-senyum geli juga melihat kami sambil bercanda, “Kamu pikir sing ngatur uripmu kamu sendiri, Le?” Ini Canda Tuhan #4. Pamungkas.   Sepanjang jalan pulang Schipol-Rotterdam hari ini, saya tersenyum-senyum sendiri mengenang betapa Tuhan begitu adidaya terhadap manusia. Saya mengingat perjalanan kami—saya, istri,… Lanjutkan membaca Tuhan Maha Bercanda

Diterbitkan
Dikategorikan dalam Leisure

Review Novel “DISORDER”: Wabah, Virus, dan Politik dalam Fiksi

ANB mengajak pembaca untuk memasuki labirin yang penuh tikungan dan jebakan. Wabah, epidemi, atau pandemi jelas bukan sekadar soal virus. Ketiganya justru lebih berkaitan erat dengan manusia.  

Okja: Babi Raksasa di Industri yang Serakah

Apa makanan terlezat yang pernah diciptakan manusia? Oh tidak, pertanyaannya keliru. Apa makanan terlezat yang dapat diproduksi secara murah, tapi membuat orang rela membayarnya dengan harga mahal?

Diterbitkan
Dikategorikan dalam Leisure, Review

Ali and Nino: Asmara, Agama, Negara

Saya belum menonton film Dilan. Di tengah kehebohannya, saya justru mengingat-ngingat film cinta lain yang kerumitannya jauh di atas Dilan: ‘Ali and Nino’. Kalau Dilan ibarat chips renyah, Ali and Nino ini boleh dibilang cheesecake campur lapis legit ditambah taburan coklat asem manis (apa coba rasanya?). Kompleks dah, pokoknya.

Diterbitkan
Dikategorikan dalam Leisure, Review

Pirates of Somalia: Perjalanan Ambisi

Ketika kita tahu bahwa kita biasa-biasa saja, padahal kepala kita penuh dengan cita-cita dan bayangan kesuksesan masa depan, maka harus ada langkah terobosan dan berani yang dipilih. Nekat, jika perlu.

Diterbitkan
Dikategorikan dalam Leisure, Review