aafuady.com

Okja: Babi Raksasa di Industri yang Serakah

Apa makanan terlezat yang pernah diciptakan manusia? Oh tidak, pertanyaannya keliru. Apa makanan terlezat yang dapat diproduksi secara murah, tapi membuat orang rela membayarnya dengan harga mahal?

Diterbitkan
Dikategorikan dalam Leisure, Review

Ali and Nino: Asmara, Agama, Negara

Saya belum menonton film Dilan. Di tengah kehebohannya, saya justru mengingat-ngingat film cinta lain yang kerumitannya jauh di atas Dilan: ‘Ali and Nino’. Kalau Dilan ibarat chips renyah, Ali and Nino ini boleh dibilang cheesecake campur lapis legit ditambah taburan coklat asem manis (apa coba rasanya?). Kompleks dah, pokoknya.

Diterbitkan
Dikategorikan dalam Leisure, Review

Pirates of Somalia: Perjalanan Ambisi

Ketika kita tahu bahwa kita biasa-biasa saja, padahal kepala kita penuh dengan cita-cita dan bayangan kesuksesan masa depan, maka harus ada langkah terobosan dan berani yang dipilih. Nekat, jika perlu.

Diterbitkan
Dikategorikan dalam Leisure, Review

Pengemudi Taksi dan Ruang Kosong Perubahan

  Apa yang membuat orang berubah? Narasi dan khutbah, atau realita di depan mata? Di tengah sorak sorai film pembantaian para jenderal di tanah air, saya memutuskan jalan lain: menonton sebuah film Korea, Taxi Driver. Film yang dipilih Korea Selatan untuk mewakili negaranya di Oscar 2018 ini adalah film sejarah berbasis kisah nyata, namun dipoles… Lanjutkan membaca Pengemudi Taksi dan Ruang Kosong Perubahan

Menerka Masa Depan

Dalam sebuah perjalanan panjang di pesawat, saya mendapat teman refleksi dalam sebuah film Jerman, “24 Wochen“. Film realis yang berkisah tentang komedian ‘stand up’ yang hamil dan mendapati informasi di usia kehamilannya yang ke-24 pekan bahwa janinnya akan dilahirkan dengan Sindroma Down. Awalnya, ia dan suaminya tegar dan memutuskan tetap menjaga kehamilannya hingga persalinan meski… Lanjutkan membaca Menerka Masa Depan

Sentuhan yang Baik

Dalam perjalanan udara yang lain, sebuah film berbahasa Spanyol, “El Mal Ajeno” membuat saya berefleksi kembali. Diego, dokter ruang emergensi, rawat intensif, dan nyeri, belakangan kehilangan rasa empati ketika merawat pasiennya karena beban kerja yang tinggi dan soalan keluarga. Semua ditangani sesuai teori dan bukti ilmiah. Jika tak ada harapan hidup, maka ia katakan begitu… Lanjutkan membaca Sentuhan yang Baik