aafuady.com

Maghrib yang Hilang

Selepas lebaran, maghrib hilang dari ingatan. Padahal, sebulan lalu kita hafal kapan tibanya: jamnya, menitnya. Sebulan lalu, kita mengatur di mana kita akan habiskan maghrib bersama, kalau perlu berikut isya dan tarawihnya. Kita merayakannya di pinggir jalan dengan kolak, es buah, dan gorengan, juga martabak dan aneka jajanan. Kita bergembira dengan maghrib. Kepada maghrib pula kita menggantungkan harapan agar tunai puasa yang menyebabkan lapar dan dahaga.

Lepas sudah satu pekan, kita tak lagi ingat jam dan menit berapa maghrib akan ditunaikan di speaker-speaker masjid. Meja makan kosong. Jalan raya padat hanya dengan asap knalpot dan klakson yang bersahutan. Ia berubah dari kegembiraan yang meletup-letup menjadi gundah dan resah di tengah jalan.

Di mana kita menghabiskannya sekarang?

Tak ada yang peduli lagi berapa banyak jumlah iklan yang bersesakan menjelangnya di televisi. Tidak juga debat kecil tentang stasiun televisi mana yang paling cepat mencapai maghrib dan menyetel adzan, kultum menjelang maghrib mana yang paling apik, doa berbuka mana yang paling unik, juga suara muadzin mana yang paling syahdu didengar.

Maghrib sudah hilang, kata mereka. Yang tertinggal hanyalah sahutan adzan dari menara yang kepayahan. Tapi, bukanlah ia hilang, sesungguhnya. Yang tidak nampak, bukan berarti selalu tak ada. Seringkali, ia tidak terlihat karena kita tak pernah sungguh-sungguh mencarinya, menujunya.

Karena sesungguhnya maghrib selalu semarak dengan doa. Mungkin kita yang enggan lagi menjumpainya.

Rotterdam, Syawal 1438

Gambar diambil dari: http://ternakmania.website/meme-azan-magrib.html

 

Like this article?

Share on facebook
Share on Facebook
Share on twitter
Share on Twitter
Share on linkedin
Share on Linkdin
Share on pinterest
Share on Pinterest

Leave a comment

Tak Ada Lebaran
22 Mei 2020
Suatu ketika, Muhammad ﷺ menaiki mimbar untuk berkhutbah. Tertunduk wajahnya saat menaiki anak tangga...
Beriman kepada Corona (2)
21 Mei 2020
Jika kita yakin bahwa Corona adalah bagian qadha dan qadar-nya Allah, keimanan terhadapnya tidak membuat...
Beriman Kepada Corona (1)
20 Mei 2020
Apa yang kita pahami tentang coronavirus barangkali baru seujungkuku pengetahuan coronavirus yang sebenarnya....
Kening Taat, Lidah Fitnah
19 Mei 2020
Pada suatu subuh, Muadz menjadi imam shalat fajr di masjid. Seorang lelaki Arab menjadi makmum di belakang...
Koneksi Tanpa Putus
18 Mei 2020
Wajah Khadijah nampak gusar. Ada pertanyaan yang membebat di kepalanya. Ada tanda tanya yang ingin segera...
Syariat Tegak, Syaithan Gembira
17 Mei 2020
Suatu siang, seorang lelaki dibawa ke hadapan Muhammad ﷺ dalam sebuah rombongan. Madinah kala itu sudah...
Mengajak Keluarga untuk Taat
16 Mei 2020
Rekaman pemantik diskusi Ramadhan Pengajian Pemuda Muslim Eropa Rotterdam via Facebook Live (10 Mei 2020)[facebook...
Bucin Allah
16 Mei 2020
Muhammad ﷺ pergi berhaji lagi. Kali ini dengan perasaan yang bercampur aduk. Langkahnya hati-hati, bertabur...
Menjemput Lailatul Qadr dari Rumah
15 Mei 2020
Pemantik Diskusi tentang Lailatul Qadr[facebook url="https://www.facebook.com/aafuady/videos/604395886951511/"...
Sunnah Buruk
15 Mei 2020
Suatu siang, ketika Muhammad ﷺ tengah duduk-duduk bersama para sahabatnya di sebuah majelis, serombongan...